Minggu, 07 Agustus 2011

TASAWUF FOR BEGINNERS, MENGEJA DARI MULA MENGKAJI DARI TEPI


Penulis
:
Miftah F. Rakhmat
Cetakan I
:
Agustus 2011
ISBN
:
978-979-3782-75-1
Ukuran
:
13  x 18 cm
Halaman
:
IV + 196  (200 halaman)
Kertas
:
Isi HVS 70gr, Cover AC 210 gr
Warna
:
Isi BW, Cover FC

Belakangan, tasawuf ramai diminati. Kajian tentangnya bukan hanya di masjid, tapi juga di hotel-hotel mewah. Tasawuf tidak lagi milik sekelompok kecil orang yang belajar di surau kampong, tetapi berputar di ruangan orang-orang kota. Apa pasal?

Kehidupan modern telah membawa manusia pada apa yang disebut dehumanisasi manusia. Manusia makin kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya. Proses dehumanisasi manusia terjadi ketika manusia melupakan tujuan kehidupannya dan ketika manusia kehilangan cinta. Untuk itulah tasawuf ramai dikaji, seolah-olah hadir sebagai pengingat. Tasawuf adalah ilmu yang sepenuhnya didasarkan pada cinta, pada rahman dan rahim Allah swt.

Tasawuf dikenal dengan banyak nama dan arti. Ada yang mengartikannya sebagai sebuah proses untuk mengenal diri demi mengenal Tuhan; ada yang memandangnya sebagai sebuah jalan menuju Tuhan; ada yang melihatnya sebagai sebuah metode pendisiplinan diri dan pengabdian; dan ada juga yang mengkhususkannya sebagai cara belajar “langsung” dari Tuhan. Namun, pada hakikatnya, tasawuf dalah keberagamaan itu sendiri.

Buku ini disusun dalam tiga bagian. Bagian pertama merupakan pengantar kajian tasawuf. BAgian kedua merupakan kutipan hadis-hadis nabawiyyah yang disertai sentuhan makna personal penulis dengan perspektif keseharian. Bagian ketiga menjelaskan amalan dalam Islam; tata cara syariatnya (fikih), hikmah rohaniahnya (dimensi esoteric ibadah-ibadah itu), dan adab batiniah (tata akhlak dan perilaku). Pada bagian akhir, dibahas secara khusus adab yang terkait dengan salat, sebagai amalan yang menjadi cirri orang yang bertaqwa. Karena itu, buku ini akan sangat cocok bagi siapapun yang ingin mulai menanti perjalanan rohani menuju Tuhan.

Selasa, 19 Juli 2011

ANDA LAYAK JADI MILIARDER

Bacaan Wajib bagi Pelajar & Mahasiswa, Guru, Dosen, Orang tua, Pegawai Negeri, Pegawai Swasta, Pengusaha, serta Anda yang peduli pada kemajuan Generasi Indonesia

Penulis:

Yulio Teguh





Anda LAYAK menjadi  MILIARDER. Ya, semua orang bisa menjadi miliarder. Namun, sudah PANTAS kah Anda menjadi miliarder? Bagaimana cara memantaskan diri agar menjadi seorang miliarder adalah sebuah keniscayaan?

Dengan bahasa yang sederhana, menggelitik, penuh canda serius, namun tetap dengan ketajaman berpikir, penulis menguraikan langkah-langkah agar Anda layak menjadi MILIARDER. Bagaimana menjadi pribadi yang sukses, mengenal dan membentuk karakter pemimpin, teknik komunikasi yang berpengaruh, mengubah mental, dan kecerdasan financial.

Selain itu, berbekal pengalaman,penelitian, dan pembelajaran dari orang-orang yang berkompeten dibidangnya, penulis juga membuat sebuah konsep yang dapat membantu Anda untuk meraih SUKSES dengan cara SAKSAMA dalam waktu yang SESINGKAT-SINGKATNYA, namun tetap melalui “Proses”. 

Bagaimana cara memulai usaha, 107 jenis usaha, solusi usaha ideal, bagaimana memahami modal, dan bagaimana meramalkan kesuksesan yang disertai dengan cara-cara yang dapat dipraktikkan secara langsung.

Buku ini wajib menjadi bacaan bagi semua, baik siswa dan mahasiswa, guru, dosen, orang tua, pegawai negeri danswasta, pengusaha, serta Anda yang peduli pada kemajuan Generasi Indonesia

"Buku Bapak Yulio Teguh ini bisa dijadikan sebagai pijakan awal dalam proses pemantasan tinggi menjadi miliarder...Jadikan buku ANDA LAYAK JADI MILIARDER ini sebagai sahabat perjalanan Anda.." Demikian Pengantar Edi Susanto, Penulis buku Becoming a Young Richman dan buku 100 Pikiran Yang Mencerahkan dan Memperkaya Hidup mengomentari buku ini.

Referensi Buku Motivasi Simbiosa lainnya:

Selasa, 31 Mei 2011

KOMUNIKASI RASULULLAH, Indahnya Berkomunikasi Ala Rasulullah

Penulis
:
Thorik Gunara
Cetakan I
:
Februari 2009
ISBN
:
979-3782-47-1
Ukuran
:
15 x 21 cm
Halaman
:
Vii I + 128 ( 136 halaman)
Kertas
:
Isi  HVS 70 gr, Cover AC 210 gr
Warna
:
Isi BW, Cover FC




Setiap orang pasti berbicara (berkomunikasi), entah itu dengan orang tua, anak, teman, atasan, bawahan, dan lainnya. Apakah cara berkomunikasi kita sudah tepat? Bagaimana metode komunikasi yang baik dan efektif agar isi pesan yang kita sampaikan bisa diterima dengan baik?

Berdasarkan penelitian, kita mengucapkan rata-rata 4000 kata setiap hari. Pertanyaannya apakah dari 4000 kata yang kita ucapkan setiap hari lebih banyak manfaatnya atau justru lebih banyak mudharatnya? Apakah teori komunikasi modern sudah bisa menjawab permasalahan ini? BAgaimana perbandingan teori Barat dengan teori komunikasi menurut Al-Quran dan Sunah?

Menurut Al-Quran, di dunia ini lebih banyak percakapan yang isinya dusta dan sia-sia. Bagaimana Al-Quran dan sunah menjelaskan tentang hal ini? Di dalam Al-Quran dan sunah terdapat cara berkomunikasi agar selamat di dunia dan di akhirat. Sedangkan untuk mengetahui praktinya, kita dapat meniru cara berkomunikasi Rasulullah saw.

Buku ini menjelaskan cara berkomunikasi Rasulullah saw yang indah, dengan uraian yang ringan dan mudah dimengerti, serta didukung dalil-dalil yang kuat dari Al-Quran dan Sunah. Karenanya, buku ini layak dan wajib menjadi tuntunan bagi setiap orang dalam berkomunikasi.

Senin, 30 Mei 2011

KAPITA SELEKTA KOMUNIKASI, PENDEKATAN BUDAYA DAN AGAMA

Penulis :
Drs. Ujang Saefullah, M.Si

Pengantar : 
Prof. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D 


Perkembangan mutakhir ilmu komunikasi telah merambah ke berbagai dimensi kehidupan kita, mulai dari dimensi politik, ekonomi, social, budaya, dan agama. Dimensi politik melahirkan komunikasi politik dan komunikasi internasional; dimensi ekonomi melahirkan komunikasi bisnis; dimensi budaya melahirkan komunikasi antarbudaya dan komunikasi antarperadaban; dimensi agama melahirkan komunikasi antaragama, komunikasi Islami, dan komunikasi transcendental.

Komunikasi transcendental merupakan istilah baru dalam komunikasi yang belum banyak dikaji oleh para pakar komunikasi karena sifatnya abstrak dan transenden. Komunikasi transcendental adalah komunikasi yang berlangsung antara diri kita dengan sesuatu yang gaib, bisa Tuhan-Allah, malaikat, jit atau iblis. Untuk memahami komunikasi transcendental secara alamiah dapat ditelusuri lewat filsafat Islami.

Sama halnya dengan komunikasi transcendental, komunikasi antarperadaban merupakan terminology kontemporer yang belum banyak dikaji dan kurang mendapat perhatian dari berbagai kalangan, baik para ilmuwan komunikasi maupun praktisi komunikasi. Komunikasi antarperadaban sangat penting untuk menciptakan dunia yang damai, harmonis, dan sejahtera.

Buku ini memfokuskan diri pada kajian komunikasi dalam perspektif agama dan budaya, yang meliputi, antara lain: etika komunikasi dalam Islam, prinsip-prinsip komunikasi menurut Al-Quran, komunikasi transcendental dari perspektif filsafat Islam, komunikasi peradaban dari perspektif agama, dan komunikasi antarbudaya dari perspektif teori interaksi simbolik.

Buku ini akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa Jurusan Jurnalistik, Hubungan Masyarakat (PR), Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, serta bagi siapa saja yang memiliki minat terhadap ilmu komunikasi dan perkembangannya.

Informasi/Pemesanan hubungi : 
Pemasaran Simbiosa Rekatama Media : 022 5208370, 0877 1755 0039

Minggu, 22 Mei 2011

JURNALISME RADIO: TEORI DAN PRAKTIK

Penulis
:
Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si
Cetakan II
:
Agustus 2008
ISBN
:
979-3782-45-5
Ukuran
:
16 x 24 cm
Halaman
:
Xiv+ 198 ( 212 halaman)
Kertas
:
Isi  HVS 70 gr, Cover AC 210 gr
Warna
:
Isi BW, Cover FC




Dalam dunia jurnalistik, radio merupakan salah satu media komunikasi massa yang memegang peranan penting. Radio menyampaikan pesan dengan cepat dan akurat. Selain itu, radio bersifat personal sehingga setiap pesan dapat dimaknai secara unik, pribadi, customized. Dunia radio sendiri begitu dinamis. Walaupun banyak pihak sempat meramalkan "matinya radio" karena tergantikan oleh televisi, dalam perkembangannya, radio membuktikan diri telah berhasil bertahan. Radio bahkan terus eksis, bertransformasi menjadi media yang semakin personal. Dan ini membuktikan kekuatan radio untuk mengikat khalayak dengan sentuhan emosional.

Buku Jurnalisme Radio ini membahas segi-segi yang terkait dengan dunia radio dari dimensi jurnalisme. Dalam wilayah teori, Anda akan diajak untuk melacak awal mula radio menjadi media jurnalistik, tahapan apa saja yang telah dilalui radio hingga berubah menjadi media seperti yang kita kenal sekarang ini, serta teori dan faktor-faktor apa saja yang menjadi komponen radio sebagai media jurnalistik.

Selanjutnya, dalam wilayah praktik, Anda akan diajak untuk menelusuri seluk-beluk berkomunikasi menggunakan radio. Dimulai dari radio scriptwriting style, kemudian dilanjutkan dengan aplikasinya pada produk-produk radio yang lebih spesifik di bidang jurnalisme. Karena itu, buku ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa jurusan jurnalistik, tetapi juga bagi para praktisi radio, dan Anda yang berminat pada jurnalisme radio.

Selasa, 26 April 2011

SISTEM MANAJEMEN KOMUNIKASI: Teori, Model dan Aplikasi

Dr. Dewi K. Soedarmono 


Sistem manajemen kerja yang efektif, yang mampu menciptakan iklim kerja yang menyenangkan akan membuahkan perilaku anggota organisasi/perusahaan yang kondusif dan sesuai dengan misi organisasi/perusahaan. Untuk mengarahkan terciptanya mekanisme kerja yang efektif, perlu dibentuk suatu system manajemen yang strategis, yang dapat menggiatkan setiap unsure dalam organisasi/perusahaan tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan ialah dengan MANAJEMEN KOMUNIKASI.

Pendekatan Manajemen Komunikasi dalam mengelola organisasi/perusahaan kini semakin banyak dilakukan karena telah memberikan efek yang positif bagi anggota organisasi/perusahaan dalam mencapai tujuannya. Strategi komunikasi yang dirancang dengan baik, tidak hanya memudahkan penyampaian informasi dalam suatu perusahaan/organisasi, tetapi juga berdampak pada kegiatan pembentukan opini public.

Buku Sistem Manajemen Komunikasi: Teori, Model dan Aplikasi ini memberikan wacana baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat mengenai system pengelolaan perusahaan melalui pendekatan manajemen komunikasi. Untuk lebih memberikan gambaran nyata, disertakan pula aplikasi system manajemen komunikasi dalam pengelolaan organisasi/perusahaan radio siaran swasta atau stasiun radio.

Karenanya buku ini tidak hanya bermanfaat bagi para mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Jurusan Manajemen, tetapi akan bermanfaat pula bagi pengusaha, Kepala SDM, dan masyarakat umum yang berkeinginan menambah wawasan intelektualnya dalam bidang manajemen dan komunikasi

Informasi/Pemesanan hubungi : 
Pemasaran Simbiosa Rekatama Media : 022 5208370, 0877 1755 0039

LITERASI MEDIA: Apa, Mengapa, Bagaimana

Penulis
:
Dr. Yosal Iriantara
Cetakan I
:
Agustus 2009
ISBN
:
979-3782-54-6
Ukuran
:
16 x 24 cm
Halaman
:
Viii  + 160 (168 halaman)
Kertas
:
Isi HVS 70 gr, Cover AC 210 gr
Warna
:
Isi BW, Cover FC



Betapa banyak orang yang mengeluhkan kehidupan di tengah dunia sesak media (media satured world) seperti sekarang ini. Orang tua khawatir dengan perilaku anaknya yang banyak menghabiskan waktu menonton TV. Para pemuka agama menghawatirkan gaya hidup hedonistic dan serba gampang yang melanda generasi penerus bangsa ini. Para guru merasa apa yang diberikan di lembaga pendidikan tidak membekas karena muridnya lebih senang berguru pada media massa.

Keluhan-keluhan tersebut kian nyaring saja terdengar, berbaur dengan berbagai kritik atas praktis dunia media massa di Indonesia. Komodifikasi media massa, yang begitu memanjakan selera khalayak demi manfaat komersial media massa khususnya televise, melahirkan berbagai akibat yang mengundang kekhawatiran, ketakutan, bahkan antipasti  terhadap media massa. Nyaris  saja media massa tidak dilihat manfaat dan maslahatnya bagi kehidupan social Indonesia kontemporer.

Untuk menghadapi serbuan media massa dan masyarakat yang sesak media, upaya mengembangkan literasi media – atau popular dengan sebutan melek media- di kalangan masyarakat dipandang lebih realistis untuk membangun kompetensi khalayak dalam “mengendalikan” isi media.

Sejumlah fakultas ilmu komunikasi di Indonesia pun sudah mulai memberikan tempat pada literasi media dalam kurikulumnya. Kini, mereka mulai memerhatikan upaya memberdayakan khalayak dalam menghadapi “serbuan” media massa melalui pembelajaran  literasi media. Bukan hanya bagaimana menyusun pesan, melainkan juga bagaimana khalayak sebaiknya menafsirkan pesan yang diterima tersebut.

Buku ini diterbitkan untuk menyambut kecenderungan baru di lingkungan pendidikan ilmu komunikasi di Indonesia. Membantu mahasiswa dan dosen yang tertarik pada dunia “baru” – literasi media- dalam ilmu komunikasi, serta mereka yang meminati literasi media dan ingin memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.