Rabu, 26 Maret 2014

MASALAH ITU INDAH, Menggali Hikmah dan Menemukan Hadiah dalam Setiap Masalah


Edi Susanto
 



Cetakan I, 2014 
ISBN : 978-602-7973-09-1 
15 x 21 cm, 188 Halaman 
Isi : HVS 70 gram, B/W ; Sampul : AC 210 gram 
Penjilidan : Perfect Binding 
Harga : Rp. 45.000

  "MASALAH ITU INDAH". Ah yang benar saja? Masalah itu ya bikin susah, bikin sedih dan bikin marah. Bukannya indah, bikin bahagia dan sukses! Yup, betul sekali! Namun, buku ini akan membuktikan kepada Anda bahwa MASALAH ITU INDAH.
 
Masalah adalah sebuah konsekuensi yang tidak bisa dihindari dari serangkaian aksi dalam merealisasikan ide, gagasan, rencana, dan mimpi. Masalah tidak dapat dihindari keberadaannya dan datang untuk mematangkan sikap. Oleh karena itu, sambutlah masalah dengan kehangatan yang lekat. Masalah adalah bungkus, kemasan atau cangkang  dari hadiah yang Tuhan kirimkan untuk Anda dengan SATU tujuan : Mengindahkan, membaikkan, dan memuliakan hidup Anda di masa depan.

Buku ini terdiri dari 3 bagian. Pada bagian I, Anda akan diajak untuk dapat MENYAMBUT MASALAH layaknya menyambut sahabat yang sudah lama tidak berjumpa. Pada bagian II, Anda akan DISADARKAN akan 3 aset insani (Head, Heart, Body) yang telah Tuhan anugerahkan sebagai alat yang sangat efektif untuk menambang hikmah dalam setiap masalah. Pada bagian III, Anda akan diajak untuk menerapkan 5 LANGKAH sederhana untuk menemukan "hadiah" dalam setiap masalah. 

Untuk informasi dan pemesanan buku bisa kontak ke Simbiosa Rekatama Media


Jumat, 14 Maret 2014

SOSIOLOGI KOMUNIKASI MASSA

Drs. AS Haris Sumadiria, M.Si.

Penerbit Simbiosa Rekatama Media
Cetakan I, Maret 2014
ISBN : 978-602-7973-07-7
300 Halaman
HVS 70 gram
Harga : Rp. 80.000
Informasi dan pemesanan 089643965153

Sejak abad 19, para sosiolog sangat tertarik mengkaji semua aspek yang berkaitan dengan fungsi dan eksistensi media massa. Berbagai penelitian dilakukan terutama di Amerika Serikat. Hasilnya cukup mencengangkan: Sosiologi Komunikasi Massa berkembang menjadi disiplin ilmu tersendiri. Sosiologi komunikas massa berupaya memetakan hubungan timbal balik antara media massa dan masyarakat; mampukah media massa membangun norma-norma sosial, membentuk interaksi sosial, menjalankan kontrol sosial, dan melakukan perubahan sosial.

Sosiologi meneropong, apa sebenarnya yang dilakukan individu-individu dan masyarakat terhadap media massa? Apa pula yang dicari dan diinginkan individu-individu dari media massa? Sebenarnya, apakah masyarakat yang membutuhkan media massa, ataukah justru media massa itu sendiri yang membutuhkan masyarakat? Jika kedua belah pihak saling membutuhkan, lalu pola interaksi sosial seperti apa yang dipilih dan dikembangkan?

Inilah salah satu buku paling memadai dan paling lengkap di kelasnya yang mengupas secara cerdas dan tuntas berbagai aspek yang berkaitan dengan sosiologi komunikasi massa. Diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan para dosen dan mahasiswa jurusan ilmu komunikasi, jurnalistik, kehumasan, dakwah, praktisi media massa, praktisi kehumasan, peneliti, intelektual, ilmuwan, cendekiawan, guru, aktivis, serta siapa saja yang berminat menyelami lebih jauh dan lebih dalam berbagai sisi keajaiban sosiologi komunikasi massa.

Disajikan dalam bahasa yang lincah, segar, memikat, enak dibaca dan mudah dicerna.

#SosiologiKomunikasi #KomunikasiMassa #SosiologiKomunikasiMassa #IlmuKomunikasi #BukuKomunikasi #BukuSimbiosa

Senin, 07 Oktober 2013

JURNALISTIK FOTO, SUATU PENGANTAR

Rita Gani dan
Ratri Rizki Kusumalestari

 
Cetakan I, 2013
ISBN : 978-602-7973-07-7
16 x 24 cm, 252 Halaman
Isi : HVS 70 gram, B/W ; Sampul : AC 210 gram
Penjilidan : Perfect Binding
Harga : Rp. 80.000 



Pernahkah Anda membaca media massa cetak tanpa ada sebuah foto di dalamnya? Rasanya tidak ada media massa cetak (Surat kabar, tabloid, dan majalah) yang tidak menyerahkan foto dalam setiap penerbitannya. Foto seringkali menjadi daya tarik bagi pembaca sebelum membaca berita. Terutama foto  yang dimuat di halaman pertama Surat Kabar, yang biasanya berhubungan dengan headline berita hari itu.

Setiap foto harus mampu memukau indra dan perhatian orang seketika itu. Bagaimana pun tampilannya, ketika dipamerkan di ruang public, sebuah foto mempunyai pengaruh yang sangat kuat, dapat menggetarkan perasaan dan menggugah pikiran orang yang melihat dan membacanya. “Tanpa gambar, aksara tak bermakna”, begitulah kata pepatah lama. Fotografi adalah seni melihat yang dapat memberikan banyak kisah atas berbagai momen yang terjadi.

Buku ini tidak hanya membahas secara teoretis apa dan bagaimana membuat foto jurnalistik, tetapi juga teknik dasar praktis yang dapat dilakukan oleh para jurnalis foto untuk membuat serta menghasilkan foto jurnalistik yang baik dan layak diterbitkan dalam media massa cetak.

Buku ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa komunikasi jurusan jurnalistik, para “pecandu” fotografi, dan Anda yang mempunyai keinginan untuk menjadi seorang jurnalis foto.

Untuk informasi dan pemesanan buku bisa kontak ke Simbiosa Rekatama Media

PERIKLANAN PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK

Yadi Supriadi



Cetakan I, 2013
ISBN : 978-602-7973-05-3
16 x 24 cm, 204 Halaman
Isi : HVS 70 gram, Warna ; Sampul : AC 210 gram
Penjilidan : Perfect Binding
Harga : Rp. 60.000



Periklanan kini tidak hanya berputar di lingkaran ekonomi sebagai sebuah alat promosi, tetapi terlah bertransformasi menjadi sumber inspirasi dari gaya hidup, tren, kebiasaan, serta cara pandang masyarakat, yang pada akhirnya melupakan kepentingan awal (ekonomi politik) dari periklanan. Kepentingan ekonomi politik itu seringkali tidak disadari, bahkan absen dari mata masyarakat ketika dihadapkan pada aspek-aspek lain di luar kepentingan ekonomi politik itu sendiri.

Buku ini membahas bagaimana periklanan memboncengi kepentingan ekonomi politik yang tumbuh dalam masyarakat kapitalis; hubungan kepentingan antara bisnis, budaya, konsumsi, media massa atau penyebaran ideology; serta bagaimana iklan bekerja dan mendominasi masyarakat saat ini.

Buku ini dibagi dua bagian. Bagian pertama membahas konsep periklanan; sejarah periklanan, ‘trias ekonomika’ yang tumbuh berkembang di zaman komunikasi dan informasi; jenis-jenis periklanan; bagaimana periklanan bekerja untuk mencapai tujuan utamanya; dan transformasi yang terjadi dalam kehidupan social yang memberikan angin segar bagi praktik periklanan.

Bagian kedua membahas analisis ekonomi politik dalam periklanan, gagasan kritik ekonomi politik dari beberapa kajian ekonomi politik perkembangan sains sebagai factor pendorong perubahan pola pikir masyarakat dan fakta-fakta ilmiah yang muncul dalam periklanan; keterkaitan antara kebugaran dengan industrialism dalam periklanan; serta upaya pengaplikasian ekonomi politik dalam bidang ilmu komunikasi.

Buku ini akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa ilmu komunikasi , praktisi periklanan, dan masyarakat yang tertarik dengan masalah periklana.

Untuk informasi dan Pemesanan Buku bisa kontak ke Simbiosa Rekatama Media

Minggu, 29 September 2013

MANAJEMEN HUMAS SEKOLAH

Dr. Yosal Iriantara




Cetakan I, 2013
ISBN : 978-602-7973-04-6
16 x 24 cm, 192 Halaman
Isi : HVS 70 gram, B/W ; Sampul : AC 210 gram
Penjilidan : Perfect Binding
Harga : Rp. 55.000


Tuntutan masyarakat Indonesia terhadap mutu pendidikan sudah lama terdengar. Seringkali kita dengar bagaimana perbandingan mutu pendidikan kita dengan Negara-negara lain, khususnya di ASEAN. Kita semua tentu mengharapkan mutu pendidikan di Negara ini makin hari makin baik. Daya saing lembaga pendidikan kita-dari jenjang pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi-makin meningkat sehingga bisa bersaing dan bersanding tidah hanya pada tingkat ASEAN, tetapi juga pada tingkat global.

Lembaga-lembaga pendidikan kita pun tidak berdiam diri. Terus mengupayakan perbaikan demi perbaikan untuk meningkatkan mutu dan  daya saing. Namun, upaya yang dilakukan lembaga pendidikan itu seringkali luput dari perhatian public karena memang lembaga pendidikannya sendiri tidak banyak menyampaikan informasi kepada public. Penyampaian informasi kepada public dianggap bukan tugas utama sekolah. Tugas utama sekolah adalah menyelenggarakan kegiatan pembelajaran.

Padahal, mengomunikasikan apa yang dilakukan sekolah kepada public merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu dan daya saing pendidikan kita. Pengomunikasian apa yang dilakukan dan apa yang dicapai lembaga pendidikan akan mempertinggi tingkat kepercayaan public terhadap lembaga pendidikan kita yang pada gilirannya akan meningkatkan reputasi lembaga-lembaga pendidikan kita.

Dalam konteks inilah kegiatan kehumasan lembaga pendidikan menjadi bagian penting. Humas sekolah bertujuan membangun komunikasi dan relasi dengan para stakeholder-nya untuk membangun saling pengertian dan mengembangkan kemaslahatan bersama. Di samping itu, kegiatan kehumasan juga akan menunjang kegiatan utama lembaga pendidikan mana pun, yaitu pembelajaran. Kegiatan kehumasan juga mendorong peningkatan daya saing lembaga pendidikan.

Buku ini akan memberikan wawaan kehumasan yang komprehensif bagi para pemimpin lembaga pendidikan, mahasiswa jurusan administrasi pendidikan dan manajemen pendidikan, serta peminat dunia kehumasan sekolah.

Untuk informasi dan pemesanan buku bisa kontak ke Simbiosa Rekatama Media 

Kamis, 19 September 2013

MODEL-MODEL KOMUNIKASI PERSPEKTIF POHON KOMUNIKASI

Prof. Dr. Nina W. Syam, M.S
Penerbit Simbiosa Rekatama Media
Cetakan I, September 2013 ,
210 Halaman
HVS 70 gram
Harga Rp. 125.000
Info dan Pemesanan 089643965153

 
Pada masa lalu, komunikasi bukan merupakan sebuah disiplin ilmu yang didasarkan pada model psikologi atau matematik, melainkan persimpangan akademik yang dilalui oleh banyak orang tetapi diperhatikan oleh sedikit orang saja. Sejak Wilbur Schramm menulis buku The Science of Human Communication, begitu banyak orang yang menikmati persimpangan itu sehingga pengembangan ilmu komunikasi masih sempit, komunikasi hanya dipandang sebagai proses penyampaian pesan melalui saluran-saluran tertentu.

Sejak tahun 1960-an, beberapa karakteristik ilmu komunikasi telah berubah. Schramm menyatakan bahwa penelitian komunikasi adalah penelitian kuantitatif, bukan spekulatif. Dalam hal ini, ilmu komunikasi disamakan dengan penggunaan alat ukur kuantitatif dalam ilmu pengetahuan social. Selanjutnya, berbagai atribut yang menandai ilmu komunikasi berubah dari atribut metodologis ke atribut teoretis. Aspek lain yang telah berubah adalah focus atau sumber yang menghasilkan berbagai gagasan penelitian.

Schraamm mencatat sejumlah kontribusi yang diberikan disiplin ilmu lain pada studi komunikasi, seperti psikologi, sosiologi, dan ilmu politik. Dalam satu atau dua decade terakhir, semakin banyak peneliti komunikasi yang menciptakan teori sendiri. Meskipun mereka masih mengandalkan disiplin ilmu lain untuk memperoleh sejumlah gagasan, tingkat ketergantungan mereka pada disiplin ilmu lain semakin berkurang. Komunikasi pun berkembang menjadi sebuah disiplin ilmu.

Menyimak sejarah penelitian komunikasi, dapat dilakukan analisis dan sintesis melalui usaha rekonstruksi (membangun kembali) ilmu komunikasi melalui perspektif yang berbeda. Penulis mencoba merekonstruksi ilmu komunikasi melalui Perspektif Pohon Komunikasi, sebuah pemikiran fenomenal yang disampaikannya pada saat pengukuhan sebagai guru besar (2001), dan kini menjadi sebuah buku dengan judul MODEL-MODEL KOMUNIKASI PERSPEKTIF POHON KOMUNIKASI.

Buku ini merupakan buah pemikiran penulis selama puluhan tahun memberi kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, mulai program S1 sampai S3. Karena itu , buku ini akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa ilmu komunikasi di seluruh program, yang senantiasa haus akan perkembangan ilmu komunikasi.

#ModelKomunikasi #BukuKomunikasi #BukuSimbiosa #SeriPohonKomunikasi

Senin, 24 Juni 2013

JADILAH DIRI SENDIRI

Bambang Qomaruzzaman

 
Cetakan I, 2012
ISBN : 978-979-3782-83-6
15 x 21 cm, 144 Halaman
Isi : HVS 70 gram, B/W ; Sampul : AC 210 gram
Penjilidan : Perfect Binding
Harga : Rp. 40.000



Kamu mungkin tidak pernah menyadari bahwa kehadiranmu di dunia ini, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, adalah karena keinginan Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang. siapa pun boleh meragukan kemampuanmu, tetap Tuhan begitu percaya kepadamu. Tuhan menginginkan kehadiranmu, Tuhan sudah menyediakan skenario yang terbaik untukmu. 

Kami bisa saja tidak pede karena mukamu penuh jerawat, badanmu kegemukan, kulitmu hitam, dll. Namun, semuanya adalah modal yang harus kamu terima. Begitu kamu menerima kondisi tubuhmu, jalan menuju keberhasilan akan terbuka. Sekali saja kamu menolak, seluruh jalan keberhasilan akan tertutup, dan kamu akan terlempar pada keputusasaan yang tidak ada ujungnya. Kamu tidak butuh benda-benda untuk mengubah tubuhmu. Yang kamu butuhkan hanyalah keyakinan bahwa kamu adalah pemeran utama dalam skenario Tuhan. Orang lain, sehebat apa pun dia, hanya menjadi pemeran pembantu.


JADILAH DIRIMU, itulah yang seharusnya segera dilakukan olehmu sebagai anak muda. Apa pun yang kamu terima dari Tuhan adalah anugerah yang akan mengantarkanmu pada cita-citamu. Sekarang bergantung pada pilihanmu saja; mau komplain atau menggunakan apa yang ada sebagai modal dasar pengembangan diri. Menjadi diri sendiri, pada tahap awal membutuhkan keikhlasan menerima bentuk tubuh. Setelah kita bisa berdamai dengan bentuk tubuh, barulah kita dapat mengembangkan kehebatan lain yang tersembunyi.


Dalam buku ini Bambang Q mengemukakan sejumlah tips untuk memahami diri sendiri secara santai dan cerdas. Selain itu, kamu juga akan menemukan cara mengatasi msalah lain yang membayangi dirimu: ortu, waktu, mimpi gaul dan belajar. Percayalah, tidak ada lagi yang membuat kamu tidak pede, terutama setelah kamu membaca buku ini : JADILAH DIRI SENDIRI!


Buku Penumbuh dan Pengembang Karakter Remaja Lainnya :

1. MEMIMPIN DIRI DAN MERAIH PRESTASI

2. SUKSES DALAM BERTEMAN

Untuk informasi dan Pemesanan Buku ini bisa kontak ke Simbiosa Rekatama Media