Selasa, 26 April 2011

LITERASI MEDIA: Apa, Mengapa, Bagaimana

Penulis
:
Dr. Yosal Iriantara
Cetakan I
:
Agustus 2009
ISBN
:
979-3782-54-6
Ukuran
:
16 x 24 cm
Halaman
:
Viii  + 160 (168 halaman)
Kertas
:
Isi HVS 70 gr, Cover AC 210 gr
Warna
:
Isi BW, Cover FC



Betapa banyak orang yang mengeluhkan kehidupan di tengah dunia sesak media (media satured world) seperti sekarang ini. Orang tua khawatir dengan perilaku anaknya yang banyak menghabiskan waktu menonton TV. Para pemuka agama menghawatirkan gaya hidup hedonistic dan serba gampang yang melanda generasi penerus bangsa ini. Para guru merasa apa yang diberikan di lembaga pendidikan tidak membekas karena muridnya lebih senang berguru pada media massa.

Keluhan-keluhan tersebut kian nyaring saja terdengar, berbaur dengan berbagai kritik atas praktis dunia media massa di Indonesia. Komodifikasi media massa, yang begitu memanjakan selera khalayak demi manfaat komersial media massa khususnya televise, melahirkan berbagai akibat yang mengundang kekhawatiran, ketakutan, bahkan antipasti  terhadap media massa. Nyaris  saja media massa tidak dilihat manfaat dan maslahatnya bagi kehidupan social Indonesia kontemporer.

Untuk menghadapi serbuan media massa dan masyarakat yang sesak media, upaya mengembangkan literasi media – atau popular dengan sebutan melek media- di kalangan masyarakat dipandang lebih realistis untuk membangun kompetensi khalayak dalam “mengendalikan” isi media.

Sejumlah fakultas ilmu komunikasi di Indonesia pun sudah mulai memberikan tempat pada literasi media dalam kurikulumnya. Kini, mereka mulai memerhatikan upaya memberdayakan khalayak dalam menghadapi “serbuan” media massa melalui pembelajaran  literasi media. Bukan hanya bagaimana menyusun pesan, melainkan juga bagaimana khalayak sebaiknya menafsirkan pesan yang diterima tersebut.

Buku ini diterbitkan untuk menyambut kecenderungan baru di lingkungan pendidikan ilmu komunikasi di Indonesia. Membantu mahasiswa dan dosen yang tertarik pada dunia “baru” – literasi media- dalam ilmu komunikasi, serta mereka yang meminati literasi media dan ingin memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.

Tidak ada komentar: